Minggu, 09 Mei 2010

kebodohan di stasiun(heheheh...)

Bodoh bin stupid

Kejadian disuatu sore yang mendung (untung gak ujan)

Kejadian ini berawal dari perjalanan menuju kosan. Awalnya sich aq janjian mau naik kereta bareng seorang temen. Tapi karena suatu hal teman ku membatalkan. Alhasil aq balik sendiri. Tanpa sengaja, distasiun aq ketemu ma 2 temen q. kebetulan mereka juga mau balik ke kosan. Akhirnya kita beli tiket bareng. Sebelum naik kereta, kami pergi ke kamar kecil. Setelah keluar dari kamar kecil, ternyata kereta yang akan kami tumpangi hampir berangkat. Akhirnya berlarilah kami. Kebodohan terjadi, aq naik ke dalam kereta (padahal pintunya dah hampir ketutup). Apa yang terjadi??? tangan ku kejepit dalam keadaan menggenggam handphone. Karena sayang sama handphone, aq gak berani menjatuhkan hp ku. Untung saja temanku mengambilnya, dan tanganku berhasil masuk. Setelah kereta berjalan, aq baru sadar kalo ternyata karcisku di pegang teman ku. Aq mencoba untuk tenang (padahal deg-degan banget, takut ketauan petugas :D). di dalam kereta, aq terus menghindari petugas. Setiap ada petugas, aq berjalan menjauhinya. Sampai akhirnya sampai di tempat tujuan dengan selamat. Bener-bener perjalanan yang melelahkan. Karena harus terus menghindari petugas. (buat petugas KA, maaf kemarin saia gak bawa karcis. Bukan karena gak beli karcis pak, tapi karcisnya dibawa temen. Hehehe…)

Wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwk……………..

Minggu, 07 Maret 2010

Latar Belakang

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Seiring dengan kemajuan teknologi informasi yang begitu cepat, media internet memberikan berbagai kemudahan baik untuk pengusaha untuk mempromosikan produknya maupun konsumen untuk melakukan pemesanan ataupun pembelian tanpa harus mendatangi toko atau outlet. Bahkan dengan kemudahan yang ada kita bisa memiliki sebuah toko tanpa harus mempunyai gedung.

Perusahaan “3 Bersaudara furniture” merupakan perusahaan furniture yang mulai berkembang. Perusahaan ini menyediakan berbagai produk furniture yang memiliki kualitas yang baik Namun karena kurangnya promosi dan pelayanan di perusahaan ini, menjadikan perusahaan ini kurang dikenal oleh masyarakat luas.

Oleh karena itu penulis mencoba membuat web yang dapat mempromosikan produk perusahaan ini. Selain untuk mengurangi biaya promosi yang begitu besar, media internet juga dapat menjangkau calon pembeli yang lokasinya jauh dari daerah toko berada. Selain untuk promosi, web ini juga menyediakan transaksi online yang akan memudahkan calon pembeli dalam memesan produk yang dijual dan diingikan. Sehingga, pembeli tidak harus datang ke toko untuk memesan barang yang diinginkan. Tetapi cukup memesannya melalui internet dan melakukan pembayaran secara online.

Sabtu, 20 Februari 2010

flow of document pembuatan krs


Keterangan:

  1. Mahasiswa membawa blanko asli dan kartu mahasiswa, kemudian menyerahkannya ke front office (FO)
  2. FO memeriksa blanko dan kartu mahasiswa, kemudain memberikan form KRS serta menyerahkan kembali kartu mahasiswa.
  3. Mahasiswa mengisi KRS dan menyerahkannya kepada kepala jurusan (Kajur).
  4. Kajur memeriksa KRS dan menyetujuinya kemudian KRS diserahkan kepada bagian Biro Administrasi dan Akademik Kemahasiswaan (BAAK)
  5. BAAK memeriksan KRS dan menyetujuinya. KRS diserahkan ke bagian FO.
  6. FO menyerahkan KRS yang sudah disetujui kepada mahasiswa.
  7. Mahasiswa memfotocopy KRS dan menyerahkannya ke bagian FO.
  8. BAAK dan KAJUR menyimpan duplikat KRS, KRS asli di serahkan kepada mahasiswa.

Rabu, 06 Januari 2010

orang-orang yang dibenci iblis

Orang Yang Dibenci Iblis

(Nabi Saw): Kalau kau benar jujur, manusia mana yang paling kau benci?
(Iblis Laknatullah): Kamu, kamu dan orang sepertimu (sambil menunjuk Nabi Saw dan shahabat) adalah mahkluk Allah yang paling kubenci.

(Nabi Saw): Siapa selanjutnya?
(Iblis Laknatullah): Pemuda bertakwa yang mengabdikan dirinya kepada Allah SWT.

(Nabi Saw): Siapa lagi?
(Iblis Laknatullah): Orang Alim (ilmuan) lagi wara’ (loyal kepada ajaran Islam).

(Nabi Saw): Siapa lagi?
(Iblis Laknatullah): Orang yang selalu bersuci (jiwa dan tubuhnya).

(Nabi Saw): Siapa lagi?
(Iblis Laknatullah): Seorang fakir sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannnya kepada orang lain.
(Nabi Saw): Apa tanda kesabarannya?
(Iblis Laknatullah): Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, maka Allah SWT memberikan pahala kepadanya.

(Nabi Saw): Selanjutnya siapa lagi?
(Iblis Laknatullah): Orang kaya yang bersyukur.
(Nabi Saw): Apa tanda-tanda kesyukurannya?
(Iblis Laknatullah): Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya (yang halal), dan mengeluarkannya (dengan rela dan ikhlas) juga dari tempatnya.

(Nabi Saw): Menurutmu, seperti apa Abu Bakar?
(Iblis Laknatullah): Ia tidak pernah mau menuruti ajakanku pada masa jahiliyah, apalagi ketika sudah masuk Islam.

(Nabi Saw): Kalau Umar bin Khattab?
(Iblis Laknatullah): Demi Allah, setiap berjumpa dengannya aku takut sekali. Aku pasti kabur menghindarinya.

(Nabi Saw): Bagaimana dengan Usman bin Affan?
(Iblis Laknatullah): Aku malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya.

(Nabi Saw): Ali bin Abi Thalib?
(Iblis Laknatullah): Aku berharap kepalaku selamat (tidak lepas), menghindarinya, dan ia mau melepaskanku. Tetapi ia tidak mau melakukannya.(Ali bin Abi Thalib selau berdzikir terhadap Allah SWT).

marilah kita senantiasa menjadi orang yang dibenci iblis, namun dicintai Allah dan Rosul-Nya

orang-orang yang dibenci iblis

Orang Yang Dibenci Iblis

(Nabi Saw): Kalau kau benar jujur, manusia mana yang paling kau benci?
(Iblis Laknatullah): Kamu, kamu dan orang sepertimu (sambil menunjuk Nabi Saw dan shahabat) adalah mahkluk Allah yang paling kubenci.

(Nabi Saw): Siapa selanjutnya?
(Iblis Laknatullah): Pemuda bertakwa yang mengabdikan dirinya kepada Allah SWT.

(Nabi Saw): Siapa lagi?
(Iblis Laknatullah): Orang Alim (ilmuan) lagi wara’ (loyal kepada ajaran Islam).

(Nabi Saw): Siapa lagi?
(Iblis Laknatullah): Orang yang selalu bersuci (jiwa dan tubuhnya).

(Nabi Saw): Siapa lagi?
(Iblis Laknatullah): Seorang fakir sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannnya kepada orang lain.
(Nabi Saw): Apa tanda kesabarannya?
(Iblis Laknatullah): Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, maka Allah SWT memberikan pahala kepadanya.

(Nabi Saw): Selanjutnya siapa lagi?
(Iblis Laknatullah): Orang kaya yang bersyukur.
(Nabi Saw): Apa tanda-tanda kesyukurannya?
(Iblis Laknatullah): Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya (yang halal), dan mengeluarkannya (dengan rela dan ikhlas) juga dari tempatnya.

(Nabi Saw): Menurutmu, seperti apa Abu Bakar?
(Iblis Laknatullah): Ia tidak pernah mau menuruti ajakanku pada masa jahiliyah, apalagi ketika sudah masuk Islam.

(Nabi Saw): Kalau Umar bin Khattab?
(Iblis Laknatullah): Demi Allah, setiap berjumpa dengannya aku takut sekali. Aku pasti kabur menghindarinya.

(Nabi Saw): Bagaimana dengan Usman bin Affan?
(Iblis Laknatullah): Aku malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya.

(Nabi Saw): Ali bin Abi Thalib?
(Iblis Laknatullah): Aku berharap kepalaku selamat (tidak lepas), menghindarinya, dan ia mau melepaskanku. Tetapi ia tidak mau melakukannya.(Ali bin Abi Thalib selau berdzikir terhadap Allah SWT).

marilah kita senantiasa menjadi orang yang dibenci iblis, namun dicintai Allah dan Rosul-Nya

selamat tinggal masa lalu

Kau yg tinggalkan coretan kelam dikehidupan nan buram..
Perlahan tapi penuh perhitungan kau bergegas melangkah pergi..
Selamat tinggal masa lalu hitam..
Ku takan menangisi semua yg pernah kau beri..
Suka duka..
Tangis & tawa..
Selamat jalan sepenggal kenangan..
Ku tak pernah menyesali setiap detik dalam dekap waktumu..
Biarlah semua jadi indah dalam semu memori jingga..
Akan ku coba memahami setiap jejak yg pernah tertinggal tapi takan pernah kutanggalkan..
Dirimu adalah sebuah pelajaran untukku

ketika cinta dikuasai media telekomunikasi

Alat alat telekomunikasi diciptakan dalam rangka membantu manusia untuk mempermudah segala urusan,termasuk didalamnya urusan antara laki laki dan perempuan.Andai sipemilik alat alat tersebut menggunakannya dengan baik, Insya Allah urusannya dapat menjadi baik.Namun bilamana sang pemilik tidak mempergunakannya dengan baik, akan menjadi buruk dan berakibat kepada penyesalan.
Dalam urusan cinta,alat alat tersebut sangat berperan penting dalam membantu memperlancar komunikasi dan mempermudah jalinan silaturahmi yang erat.Akan tetapi,harus diwaspadai karena dia akan berdampak negatif sehingga dua orang yg sedang jatuh cinta itu bisa mengadakan pembicaraan baik secara langsung lewat telepon atau melalui sms yg mungkin diantara pembicaraan mereka ada yang menjurus kepada sesuatu yang tabu untuk dibicarakan. Bahkan sekarang orang sudah bisa berkomunikasi langsung melalui fasilitas internet (chat) yg memungkinkan orang dapat berdialog dan melihat wajah lawan bicaranya.
NA'UDZUBILLAH..!! jika hal ini jatuh ketangan oran orang yang sedang jatuh cinta dan mereka sudah dikuasai syahwat,apa yaga akan terjadi???
Tentulah mereka asyik berjam jam dihadapan komputer (hp jg lho..) berdialaog dengan bantuan dunia maya dan tidak menyadari pembengkakan biaya listrik yang akan membuat orang tua marah. Itu baru kerugian materi.Ada juga kerugian yg melebihi materi,yakni ahlak dan keimanan yg susut karena keakrabannya dengan dunia maya,NA'UDZUBILLAH..!!
Inilah yang saya katakan dengan "dikuasai oleh media komunikasi".
Hawa nafsu slalu menyeretnya untuk memenuhi semua keinginan yg telah diutarakan baik dalam pembicaraan telepon,sms,atau cahtting.Maka pada saat itu terbuktilah sabda RASULULLAH SAW:
Dari Abu Hurairah RA "Telah ditentukan bagi anak adam (manusia) bagian zinanya ketika ia mengerjakannya.Zina kedua mata adalah melihat,zina kedua telinga adalah mendengar,zina lisan adalah berbicara,zina tangan adalah memukul,zina kaki adalah berjalan,zina hati adalah bernafsu dan berangan angan yg semuanya itu dibuktikan atau tidak oleh kemaluan".(HR.MUSLIM)
Diantara akibat yg dapat dirasakan oleh orang yg telah dikuasai oleh media, mata yang sayu akibat kurang tidur dan dapat menyebabkan insomnia dan konsentrasi yang berkurang. Dalam bahasan ini,perlu diperhatikan juga media media lainnya seperti koran,majalah,radio,televisi dan lain lainnya yg berpotensi untuk mencuci otak seorang muslim.Dengan demikian,kita akan faham dan dapat menganbil pelajaran berharga bahwa alat alat itu adalah benda mati yg dapat bekerja jika sudah ditangan manusia. Hidup adalah pilihan kawan,akankah kita yg akan menguasai media telekomunikasi ataukah kita yg akan menjadi budak oleh media yg kita ciptakan… Wallahu a’lam